Paginya Pramuka
Tersebutlahlah sebuah pagi, dimana amaq menjual nasi yang sayurnya selalu sedikit tapi tetap laku.
Selalu begitu.
Berhembuslah angin melewati kisi-kisi jaring net volly, diselingi suara teriakan dan dentuman bola, kasihan sekali bola itu, setiap pagi hari jumat selalu begitu.
Tentang apa kemarin pagi? tentang ancaman perontokan gigi, tentang peringatan hati-hati.
Hari ini tentang apa? ada hati ksatria, ada hati yang terbuka, meminta dan memaafkan sesama, hilang jumawa. SALAM PRAMUKA!
#halah
Advertisement



No trackbacks yet.