Melihat, hampir dengan seksama


Banyak hal lebih yang nampak kalau melihat sesuatu dengan cara yang tidak sama dengan kebiasaan, jalan yang setiap hari rutin dilewati dua kali sehari ini saja berasa berbeda, sangat berbeda malah, bukan sudut tikungannya, bukan jumlah belokan yang selalu kiri dan kanan itu, bukan pula kemiringan tanjakan jembatan tadi, yang membuat berbeda adalah ternyata ada kandang ayam di rumah penjual nasi kuning samping gang itu, oh, ternyata yang di samping gang itu penjual nasi kuning, ada 8 titik penjualan gorengan sepanjang jalur ini, lubang jalan diantara binatu dan bengkel sudah harus diperbaiki, bahaya, kalau pelan berasa ngebump, jalan belakang ini lumayan luas ternyata, kenapa tiap pagi masih berasa berebut aja? Besok coba gaya lain ah.

Jalan labuhan-kebayan, honda blade, 15 Km/jam.

Advertisements
  1. Bosan romo poda nggomi re?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: